Rabu, 09 Juni 2021

Kewajiban memakai Jilbab Dalam agama Samawi

 1 Korintus

11:5 Tetapi TIAP TIAP PEREMPUAN YANG BERDOA ATAU BERNUBUAT DENGAN KEPALAYANG TIDAK BERTUDUNG, MENGHINA KEPALANYA, sebab ia sama dengan perempuan yang dicukur rambutnya.

11:6 Sebab jika perempuan tidak mau menudungi kepalanya, maka haruslah ia juga menggunting rambutnya. Tetapi jika bagi perempuan adalah penghinaan, bahwa rambutnya digunting atau dicukur, maka HARUSLAH IA MENUDUNGI KEPALANYA.

11:7 Sebab laki-laki tidak perlu menudungi kepalanya: ia menyinarkan gambaran dan kemuliaan Allah. Tetapi perempuan menyinarkan kemuliaan laki-laki.

11:8 Sebab laki-laki tidak berasal dari perempuan, tetapi perempuan berasal dari laki-laki.

11:9 Dan laki-laki tidak diciptakan karena perempuan, tetapi perempuan diciptakan karena laki-laki.

11:10 Sebab itu, PEREMPUAN HARUS MEMAKAI TANDA WIBAWA DI KEPALANYA oleh karena para malaikat.

11:11 Namun demikian, dalam Tuhan tidak ada perempuan tanpa laki-laki dan tidak ada laki-laki tanpa perempuan.

11:12 Sebab sama seperti perempuan berasal dari laki-laki, demikian pula

laki-laki dilahirkan oleh perempuan; dan segala sesuatu berasal dari Allah.

Pada ayat 5 sangat jelas, mangatakan "TIAP TIAP PEREMPUAN YANG BERDOA ATAU BERNUBUAT DENGAN KEPALAYANG TIDAK BERTUDUNG, MENGHINA KEPALANYA,"

Lalu dasar olok2 kepada muslimah tersebut dari mana ??

Perintah dalam Alkitab pun tegas, bahwa wanita harus (wajib) berjilbab (tudung) lihat ayat ke6 "HARUSLAH IA MENUDUNGI KEPALANYA." Di ayat ke10 mengatakan itulah wibawa seorang wanita.

Sepertinya mereka lupa kalau mereka ada karena Allah namun melanggar perintah Allah secara jelas bahkan menjadikannya olok2.

1 kor

11:11 Namun demikian, dalam Tuhan tidak ada perempuan tanpa laki-laki dan tidak ada laki-laki tanpa perempuan.

11:12 Sebab sama seperti perempuan berasal dari laki-laki, demikian pula

laki-laki dilahirkan oleh perempuan; dan segala sesuatu berasal dari Allah.

============================================

 Kewajiban berjilbab Dalam Al Qur'an:يٰٓأَيُّهَا النَّبِىُّ قُل لِّأَزْوٰجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَآءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِن جَلٰبِيبِهِنَّ ۚ ذٰلِكَ أَدْنَىٰٓ أَن يُعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَ ۗ وَكَانَ اللَّـهُ غَفُورًا رَّحِيمًا


Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: "Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka". Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.QS. Al Ahzab:59

Jilbab disini bukan hanya diartikan sebagai kerudung atau tutup kepala tetapi busana yang mampu menutupi seluruh tubuhnya tanpa menampakkan bentuk-bentuk auratnya, termasuk kerudung, baju, ataupun bawahannya.  sedangkan khusus untuk kerudung Al Qur'an menjelaskannya dalam ayat yang lain yaitu:

وَلْيَضْرِبْنَ    بِخُمُرِهِنَّ    عَلَىٰ    جُيُوبِهِنَّ 

Dan hendaklah mereka menutupkan kerudungnya hingga menutupi dadanya. QS. An Nuur:31.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar